Jakarta – Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal mendorong para santri untuk mengintegrasikan penguasaan ilmu agama dengan kecakapan teknologi di era digital.

Seruan tersebut disampaikan Cucun saat menerima kunjungan edukasi siswa SMA Habibi Bina Cendikia asal Kabupaten Bandung di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Rabu (2/9/2026).Ia menekankan pentingnya santri untuk tetap adaptif terhadap dinamika zaman tanpa harus mengorbankan karakter serta akhlak yang telah terbentuk di pesantren.

Pesatnya perkembangan teknologi saat ini dinilai telah mengubah pola konsumsi informasi generasi muda secara drastis.

“Makanya, saya ingin bagaimana kalian bisa merawat akal, menyapa zaman,” ujar Cucun di hadapan para siswa.

Cucun menjelaskan bahwa merawat akal berarti menjaga integritas karakter, sementara menyapa zaman merupakan upaya untuk terus relevan dengan kemajuan ilmu pengetahuan.

Legislator dari Fraksi PKB ini turut mewaspadai ancaman arus informasi digital seperti penyebaran hoaks,propaganda,hingga pembunuhan karakter.

Ia mendesak para pendidik untuk memperkuat budaya literasi agar santri memiliki daya saring yang mumpuni terhadap informasi yang tidak valid.

“Mereka harus berkarya dengan literasi karena saat ini cenderung miskin literasi akibat terlalu cepat menerima informasi,” tegasnya.

Cucun mengingatkan bahwa kemudahan akses informasi melalui perangkat digital tidak boleh mengikis kemampuan berpikir kritis.

Ia mengibaratkan santri yang tangguh sebagai sosok yang berdiri kokoh di atas dua kaki, yakni ilmu agama dan ilmu pengetahuan umum.

“Santri yang kuat itu berdiri di dua kaki: satu kaki di ilmu agama, satu kaki di ilmu zaman,” tambahnya.Cucun memotivasi para santri agar berani bermimpi besar dan tidak membatasi diri dalam meniti karier di berbagai sektor profesional.

Ia meyakini identitas santri justru menjadi modal besar untuk menjadi pemimpin bangsa, dokter, insinyur, maupun pengusaha.

“Perkuat ilmu agama sebagai akar dan kuasai ilmu dunia sebagai sayap agar kalian bisa terbang jauh tanpa kehilangan arah,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *