Bandung – Komisi I DPR RI mendesak optimalisasi fungsi ganda Pangkalan Udara (Lanud) Husein Sastranegara pasca-reaktivasi rute penerbangan sipil.
Kebijakan ini dirancang untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperkokoh sistem pertahanan udara nasional.
Ketua Komisi I DPR RI, Utut Adianto, optimistis kehadiran kembali bandara internasional ini akan memberikan stimulus ekonomi signifikan bagi masyarakat Bandung.
Lonjakan kunjungan wisatawan diprediksi bakal menggeliatkan sektor perhotelan serta industri kuliner lokal secara masif.
Utut memastikan pengembangan aspek komersial tidak akan mengaburkan marwah militer yang melekat pada Lanud Husein Sastranegara.
Posisi pangkalan yang berdekatan dengan industri alutsista PT Dirgantara Indonesia menuntut fungsi pertahanan tetap menjadi prioritas utama.Peran vital pangkalan dalam mendukung logistik dan distribusi personel militer dipastikan tidak akan tereduksi oleh aktivitas penerbangan sipil.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyatakan kesiapan penuh pemerintah daerah dalam mendukung operasional bandara.
Pemerintah Kota Bandung berkomitmen menjamin aspek keselamatan dan keamanan demi menjaga kelancaran fungsi bandara sebagai pintu gerbang internasional.
Komandan Lanud Husein Sastranegara, Marsma TNI Irman Fathurahman, mengharapkan sinergi konkret antara DPR RI dan Pemerintah Kota Bandung segera terwujud.
Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mampu memaksimalkan kemampuan pertahanan teritorial di wilayah Lanud Husein sastranegara.










