Gunungkidul – Anggota Komisi VII DPR RI, Yoyok Riyo Sudibyo, mendorong Desa Wisata Nglanggeran menjadi pusat inkubasi nasional bagi pengembangan destinasi wisata berbasis komunitas.

Keberhasilan Nglanggeran dalam mengelola potensi lokal menjadi daya tarik bernilai ekonomi tinggi dinilai layak menjadi standar acuan bagi daerah lain.

Yoyok menegaskan bahwa manajemen kelembagaan yang solid dan kreativitas masyarakat merupakan kunci utama keberhasilan sebuah destinasi, melampaui sekadar keindahan alam.

Ia mendesak Kementerian Pariwisata segera memfasilitasi program sekolah lapangan agar desa wisata rintisan dapat menimba ilmu langsung dari praktik terbaik di Nglanggeran.

“desa wisata yang belum berkembang, bawa ke sini, sekolahin di sini,” ujar Yoyok saat melakukan kunjungan kerja spesifik di Gunungkidul, Jumat (11/9/2026).

Politisi Fraksi NasDem ini meyakini sektor pariwisata mampu menciptakan efek domino ekonomi yang luas, mulai dari sektor kuliner hingga kerajinan tangan.

Pemerintah diminta meninggalkan pendekatan pembinaan yang seragam dan beralih pada pemetaan masalah yang lebih spesifik bagi setiap desa.

Solusi yang tepat sasaran harus dirancang berdasarkan karakter unik serta tantangan nyata yang dihadapi masing-masing destinasi.

Yoyok menyarankan pembentukan forum diskusi rutin yang mempertemukan pengelola desa wisata berpengalaman dengan pihak yang membutuhkan pendampingan.

Ruang dialogue tersebut diharapkan mampu membedah hambatan teknis seperti pemasaran digital, pengemasan produk, hingga pengembangan atraksi wisata.Pola pendampingan ini diproyeksikan mampu meningkatkan durasi kunjungan wisatawan sekaligus memperbesar belanja masyarakat di tingkat desa.

Penguatan jejaring ekonomi lokal melalui strategi ini diharapkan dapat memeratakan manfaat pariwisata bagi seluruh pelaku usaha kecil di sekitar destinasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *