Tarakan – Komisi IV DPR RI menuntut pemerintah pusat segera merombak koordinasi antarinstansi demi melancarkan keran ekspor produk unggulan dari Kalimantan Utara.
Desakan tersebut mengemuka saat Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman, memimpin Kunjungan Kerja spesifik di Kota Tarakan pada Kamis (3/9/2026).
Langkah strategis ini diambil sebagai respons atas berbagai hambatan birokrasi yang selama ini menjegal langkah pelaku usaha lokal menembus pasar global.
Alex menyebut para eksportir lokal sebagai pahlawan devisa yang memiliki peran krusial dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.
penguatan volume ekspor diyakini menjadi instrumen vital untuk menopang nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.Ia menegaskan bahwa segala bentuk sumbatan regulasi yang menghambat aktivitas perdagangan internasional harus segera diurai melalui solusi konkret.Meski mengakui kementerian dan lembaga telah bekerja sesuai koridor hukum, ia menekankan pentingnya orientasi pada hasil akhir yang berdampak nyata.
Kebijakan pemerintah wajib memberikan kontribusi langsung bagi kesejahteraan masyarakat serta memacu pertumbuhan ekonomi di daerah.
Koordinasi lintas sektoral menjadi kunci utama dalam menyelaraskan kepentingan dunia usaha dengan regulasi yang berlaku.
Komisi IV berkomitmen menjembatani komunikasi agar seluruh persyaratan ekspor dapat dipenuhi dengan prosedur yang lebih efisien dan mudah.
Di sisi lain, pengusaha Kalimantan Utara juga dituntut meningkatkan daya saing agar mampu berkompetisi dengan pelaku usaha dari berbagai daerah lain di Indonesia.
Pemerintah pusat diharapkan mampu memfasilitasi potensi daerah secara maksimal demi memperkuat kontribusi ekonomi bagi bangsa.










