Pangkal Pinang – Polresta Pangkalpinang mendapatkan apresiasi tinggi dari Komisi III DPR RI atas keberhasilan mereka menginisiasi program pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.
Program bertajuk merajut Akademis ini dinilai sebagai terobosan progresif yang dilakukan institusi kepolisian dalam memutus rantai keterbelakangan pendidikan.Anggota Komisi III DPR RI, I Wayan Sudirta, menyatakan kekagumannya terhadap langkah kepolisian yang melampaui tugas pokoknya dengan merambah sektor pendidikan.
Inisiatif ini membuka akses pendidikan luas mulai dari jenjang dasar hingga perguruan tinggi, bahkan mencakup peluang studi ke luar negeri.
Wayan memastikan bahwa seluruh pembiayaan program tersebut tidak membebani anggaran internal kepolisian.
Polresta Pangkalpinang berperan strategis sebagai fasilitator yang mengoptimalkan tenaga dan jejaring untuk menghubungkan siswa dengan perguruan tinggi serta pemerintah daerah.
Politisi Fraksi PDI-Perjuangan tersebut berharap model kolaborasi ini dapat diadopsi oleh kepolisian di wilayah lain untuk membantu anak-anak dari keluarga prasejahtera.Kapolresta Pangkalpinang, Kombes Pol. Indra Wijatmiko, menyebutkan bahwa saat ini sebanyak 78 peserta telah terdaftar dalam program tersebut.
pihaknya menetapkan target ambisius untuk menjaring 150 peserta setiap tahunnya melalui mekanisme seleksi yang ketat.
Setiap peserta diwajibkan mengikuti pelatihan nilai-nilai kebangsaan sebagai fondasi utama sebelum memulai masa studi.
Indra menekankan pentingnya penguatan mental ideologi agar para penerima manfaat selalu mengingat kontribusi masyarakat dalam perjalanan pendidikan mereka.










