Jakarta – Parlemen Indonesia meresmikan kantor pusat Asia-Pacific Coalition for Arts and Palestine (AP-CAP) sebagai wujud nyata dukungan terhadap kemerdekaan Palestina.
Langkah strategis ini sekaligus mempererat kolaborasi antara DPR RI dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam menggaungkan perdamaian dunia.
Ketua Kaukus Parlemen untuk Perdamaian Dunia, Ahmad Doli Kurnia Tandjung, mengungkapkan bahwa peresmian tersebut merupakan agenda kolaboratif ketiga yang terlaksana dalam kurun waktu tiga bulan terakhir.
“Dalam tiga bulan terakhir ini, ini kegiatan ketiga yang merupakan kerja sama antara MUI dan DPR, terutama teman-teman yang tergabung sekarang di Kaukus Parlemen untuk Perdamaian Dunia,” ujar Doli di Gedung Nusantara, Senayan, Senin (31/8).
Doli memastikan bahwa DPR RI senantiasa menyediakan ruang bagi gerakan masyarakat yang konsisten memperjuangkan hak-hak rakyat Palestina.
Politisi Fraksi Partai Golkar ini menegaskan bahwa parlemen Indonesia sangat terbuka terhadap isu-isu kemanusiaan global.
“DPR atau Parlemen Indonesia sangat terbuka dengan isu-isu Palestina dan perdamaian dunia, kami mendukung penuh setiap gerakan masyarakat untuk kemerdekaan Palestina,” tegasnya.
Guna memperkuat posisi tawar di kancah internasional, DPR RI telah membentuk Kaukus Parlemen untuk Perdamaian Dunia yang melibatkan anggota DPR, DPD, dan MPR RI.
Sinergi lintas lembaga ini diproyeksikan sebagai representasi suara rakyat Indonesia dalam mendorong stabilitas global.
Ke depan, DPR RI bersama para mitra strategis berencana menginisiasi pertemuan ulama internasional di Indonesia sebagai bentuk dukungan konkret bagi perjuangan Palestina.
“Setelah peresmian kantor pusat AP-CAP ini, kami berencana membuat satu pertemuan ulama sedunia untuk perjuangan palestina,” pungkas Doli.










